DISKUSI KOLABORASI RENCANA PENGABDIAN MASYARAKAT 2025 KE LOKANUSA KOTAGEDE
Rabu (12/02), Tim Pengabdian Masyarakat dari Pusat Kedokteran Herbal FKKMK UGM mengadakan kegiatan mini discussion terkait kerjasama kolaborasi pemasaran show room jamu yang berlokasikan di Lokanusa Café yang berlokasi di Kalurahan Singosaren, Kota Gede yang juga merupakan desa binaan dari pengabdian Masyarakat 2 tahun terakhir ini. Mendukung tujuan program pengabdian masyarakat ini dalam peningkatan digitalisasi dan manajerial performa café. Menindaklanjuti dari kegiatan sebelumnya yang berfokus pada performa dan legalitas produk jamu, Selanjutnya Kegiatan ini berfokus pada Digitalisasi market dan peningkatan pemasaran produk jamu melalui showroom melalui Kerjasama dengan café tersebut yang diharapkan akan memberikan output terhadap peningkatan omzet.
Program pengabdian Masyarakat tahun 2025 merupakan program lanjutan yang sebelumnya sudah dirintis sejak 2023. Tujuan kegiatan pada tahun ke tiga ini fokus kepada pemasaran produk jamu dan meningkatkan digitalisasi dan manajerial pengembangan produk melalui Kerjasama yang dibangun dengan mitra antara FKKMK UGM (Pusat Kedokteran Herbal), Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Makmur, Karang Taruna Jaya Kusuma dan Lokanusa Café. Sasaran mitra saat ini dari sebuah café sebagai tempat showroom yang sebelumnya café ini memang sudah menawarkan pada produk rempah dan linier dengan rencana showroom yang mendukung rencana pengabdian Masyarakat yang meliputi arsitektur bangunan terlihat classic dan elegan, menu yang disajikan selain minuman rempah juga menyediakan makanan berat yang dibumbui rempah. Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat daripihak Kalurahan, Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Makmur, Karang Taruna Jaya Kusuma, dan juga mitra sasaran yaitu Lokanusa café yang mendukung kegiatan kolaborasi ini. Pihak Lokanusa Café sangat terbuka dengan rencana kolaborasi ini, Dimana tujuan dari pengabdian masyarakat tahun ke-3 ini dapat meningkatkan performa café.
Dalam diskusi kolaborasi Abdimas dari Pusat Kedokteran Herbal FKKMK UGM tersebut dihadiri oleh Prof. Dr. Mae Sri Hartati Wahyuningsih, M.Si., Apt ; Dr. rer.nat.Apt. Arko Jatmiko W, M.Sc ; Lurah Singosaren ; Pengelola Café ; Perwakilan dari Karangtaruna dan KWT Singosaren.
Menurut Dr. rer.nat.Apt. Arko Jatmiko W, M.Sc, rencana Abdimas tersebut dapat membuka berbagai peluang diantaranya adanya rancangan program pelatihan terkait herbal serta pelatihan terkait manajemen yang nantinya diharapkan dapat memenuhi target market mendukung tercapainya SDGs. Karena dalam hal ini Perguruan Tinggi memiliki peran penting dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 9SDGs). Sebagai center of excellence, perguruan tinggi membantu dalam pelaksanaan, penyusunan sampai dengan pelaporan rencana aksi SDGs sehingga universitas memiliki SDM dengan kapasitas yang mampu mendukung tercapainya SDGs. Pada kegiatan ini, sasaran yang dicapai merupakan SDGs Goals 8 yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dari kegiatan FGD tersebut telah disepakati kolaborasi antara FKKMK UGM (Pusat Kedokteran Herbal), Kelompok Wira Tani (KWT) Maju Makmur, Karang Taruna Jaya Kusuma dan Lokanusa Café beserta rencana program-program yang akan dijalankan.
Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!